Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

STRs (Short Tandem Repeats)

                STRs (Short Tandem Repeats)     Pada DNA manusia terdapat dua bagian yaitu Coding Area dan Non-Coding Area. Coding Area tersusun atas 3.3 miliyar basepair yang menyusun 20.000-25.000 gen, situs ini tidak banyak berubah (cenderung sama) dalam sejarah manusia, sedangkan Noncoding Area adalah daerah non gen yang susunannya sangat bervariasi pada setiap orang, hal inilah yang mendasari daerah Non-coding digunakan dalam identifikasi forensik.     Non-coding Area memiliki beberapa basa (urutan molekul DNA) berulang pada lokus tertentu yang disebut STRs (Short Tandem Repeats) yang pada setiap orang berbeda-beda. Urutan DNA berulang dapat bermacam-macam ada yang dinukleotida [AT-AT..dst], trinukleotida [ATC-ATC..dst], tetranukleotida [ATGC-ATGC..dst] dan seterusnya bahkan hingga pengulangan 250 bp. STRs tersebar pada semua kromosom manusia baik 22 pasang kromosom autosomal(tubuh) maupun sepasang kr...

Smallpox Aka Cacar "Virus Variola"

Smallpox (Cacar) dipercaya ilmuan telah ada sekitar 10.000 tahun yang lalu di Afrika kemudian menyebar ke daratan lainnya.  Wabah yang mematikan pernah terjadi di Yunani pada 430 SM dimana korban tewas akibat penyakit ini sekitar 30 ribu jiwa. Di benua Amerika, Smallpox berkontribusi pada penurunan populasi suku Inca dan Aztec. Sedangkan pada abad ke-18, setiap tahun di Eropa 400 ribu orang tewas karenanya. Ilmuan meyakin bahwa Smallpox telah membunuh lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia pada abad ke-20. A child with smallpox in  Bangladesh  in 1973. The bumps filled with thick fluid and a depression or dimple in the center are characteristic. (source : wikipedia) Cacar disebabkan oleh virus Variola major dan minor . Variola minor adalah penyakit yang lebih ringan dengan nama lain : Cottonpox, Whitepox, Milkpox, Cuban itch dengan tingkat kematian 1% pada penderitanya. Sedangkan Variola major lebih berbahaya dengan persentase kematian 30-35%. Penyaki...