Langsung ke konten utama

STRs (Short Tandem Repeats)


               
STRs (Short Tandem Repeats)


    Pada DNA manusia terdapat dua bagian yaitu Coding Area dan Non-Coding Area. Coding Area tersusun atas 3.3 miliyar basepair yang menyusun 20.000-25.000 gen, situs ini tidak banyak berubah (cenderung sama) dalam sejarah manusia, sedangkan Noncoding Area adalah daerah non gen yang susunannya sangat bervariasi pada setiap orang, hal inilah yang mendasari daerah Non-coding digunakan dalam identifikasi forensik.
    Non-coding Area memiliki beberapa basa (urutan molekul DNA) berulang pada lokus tertentu yang disebut STRs (Short Tandem Repeats) yang pada setiap orang berbeda-beda. Urutan DNA berulang dapat bermacam-macam ada yang dinukleotida [AT-AT..dst], trinukleotida [ATC-ATC..dst], tetranukleotida [ATGC-ATGC..dst] dan seterusnya bahkan hingga pengulangan 250 bp. STRs tersebar pada semua kromosom manusia baik 22 pasang kromosom autosomal(tubuh) maupun sepasang kromosom gonosomal(seks= X-STRs dan Y-STRs).
    Beberapa institusi di berbagai negara seperti FBI (Federal Beureau of Investigation) menggunakan Combined DNA Index System (CODIS) dengan lokus CSF1PO, FGA, THO1, TPOX, VWA, DYS19, DYS389I DYS391 dan lainnya. Sedangkan, ENFSI (European Network of Forensics Science Institutes) di Eropa lebih memilih mengembangkan lokus-lokus mereka sendiri dalam ESS contohnya vWA, FGA, D3S1358, DYS385, DYS393 dan lainnya.

    Pemeriksaan STR menggunakan sebanyak 9-15 lokus untuk memenuhi probability of identity yang disepakati ilmuan dengan hasil kalkulasi 99,99%. Dan  untuk meningkatkan akurasi hingga kini lokus yang digunakan mencapai 26 buah.
    Pemeriksaan STRs sekarang banyak digunakan untuk menyelesaikan sengketa orangtua dan anak, identifikasi orang hilang, Pembuktian pelaku kriminal. Aplikasi STRs pada contoh kasus akan dijelaskan pada tulisan berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Metabolisme

         Semua makhluk hidup melakukan metabolisme dalam seluruh kehidupannya. Apa itu metabolisme dan mengapa itu penting ? Metabolisme adalah rangkaian reaksi kimia yang berlangsung dalam tubuh makhluk hidup khususnya di dalam sel.           Terdapat dua jenis metabolisme yaitu Anabolisme dan katabolisme. Anabolisme merupakan proses pembentukan senyawa kompleks dari senyawa yang lebih sederhana, contohnya adalah fotosintesis yang terjadi pada tumbuhan tepatnya di dalam organel Kloroplast yang banyak mengandung pigmen klorofil yang berfungsi menangkap energi dari cahaya matahari (foton). Proses ini melalui dua tahapan yaitu yaitu Reaksi terang, yang berfokus menghasilkan energi dalam bentuk ATP dan NADPH2 (senyawa penyimpan elektron), selain itu O2 (oksigen) juga dihasilkan dari reaksi Fotolisis Air. Energi kemudian diteruskan ke Reaksi gelap / Siklus Calvin untuk fiksasi CO2 (karbondioksida) menjadi C6H12O6 (glukosa).     ...